Terik matahari yang begitu tajam menusuk daratan Surabaya, seolah tak sedikitpun menggoyahkan niat para pejuang-pejuang pemegang panji-panji Islam untuk terus menyuarakan kebenaran. Acara yang digelar oleh FSLDK berkolaborasi dengan KAMMI Surabaya ini, berhasil menarik simpati publik untuk meningkatkan solidaritas dan mengingat kondisi saudara kita di Palestina yang masih harus mempertaruhkan nyawa demi tegaknya Islam di Bumi Palestina sampai detik ini. Adanya antusias peserta dan simpatisan publik yang terlibat terlihat dari terkumpulnya dana sekitar 1.6 juta dalam waktu tidak lebih dari 2 jam. Semangat yang berkorbar beradu sengit dengan panasnya matahari Surabaya, berdampingan dengan teatrikal Pahlawan Sejati Palestina dan Tentara biadab Israel diiringi dengan lagu “Merah Saga”Izzatul Islam yang menggema lantang memenuhi sepanjang jalan depan Grahadi sampai persimpangan jalan lampu merah Monkasel.
Aksi peringatan hari “ Nakbah “ Palestina, yang mencoba dimunculkan kembali oleh para aktifis dakwah di Surabaya ini bertujuan untuk meneriakan sekaligus mengetuk dan membuka hati umat muslim agar senatiasa peka terhadap kondisi umat Muslim disekitarnya dan tidak bisa dipungkiri, hal-hal seperti ini memang dibutuhkan oleh umat muslim demi mencapai suatu tujuan mulia, melihat kondisi umat muslim sekarang yang terpecah belah. “ Acara ini penting untuk menarik simpati dan menumbuhkan solidaritas, asal tertib” kata seorang aparat perempuan yang sedang mengamankan jalanya kegiatan. Terbukti bahwa sebenarnya semua umat manusia tidak hanya umat Islam telah memiliki satu pola pikir yang berkekuatan besar jika dituangkan dalam aksi, untuk terus mengecam tingkah pola kebiadaban Israel. Peserta yang notabene merupakan aktifis LDK( Lembaga Dakwah Kampus), LDJ(Lembaga Dakwah Jurusan) dan KAMMI(Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia) bersatu padu membentuk satu barisan solidaritas semata-mata untuk tetap bisa menegakan Islam di bumi Palestina, ini merupakan langkah kecil untuk sebuah awalan”Setidaknya dari mahasiswa mau ikut aksi, ada setapak langkah untuk membantu Palestina. Sekaligus melakukan penggalangan dana solidaritas untuk saudara-saudara kita” kata akhwat yang menyuarakan aksi ini dibarisan paling depan dan paling lantang Atik, Farmasi LDK UKKI UBAYA.
Acara yang dimulai tepat pukul 14.00 di depan gedung Grahadi ini diikuti oleh beberapa LDK di Surabaya dan sekitarnya. Sungguh semangat yang luar biasa ditunjukan oleh aktifis Islam mahasiswa Universitas Trunojoyo yang rela mengikuti serangkaian peringatan Nakbah Palestina di Surabaya. Jarak yang jauh seolah-olah tak sedikipun mengurangi militansi mereka demi Islam dan kebebasan Palestina. Hal yang sangat menarik, yang bisa dicontoh dari teman-teman Trunojoyo, jika semua umat muslim mempunyai militansi yang sama, maka bisa dipastikan kebebasan Palestina, penderitaan saudara sesama muslim, kemiskinan dan kemunduran umat muslim tidak akan bertahan lama, semua ada ditangan kita, dimulai dari lembaga dakwah kampus untuk merintis Indonesia Madani lewat tangan-tangan para pejuang sejati.
Rep : April F
Red : Chur S

Recent Comments